Find Blog's that's not mine !

Rabu, 21 Desember 2011

Permasalahan Bulu Ekor Muriu yang Hilang

Muriu terbangun dari kasur kulit sapinya dan mendapati ekornya sudah tidak berbulu . Padahal musim dingin hanya tinggal sebentar lagi . Kaget , Muriu panik . Teman sepohonnya yang bernama Pipetto - seekor burung pipit - terbangun karena tingkah polah Muriu yang panik . 
            " Woi , Muriu ! Ada apa sih ?! " Pipetto melongok ke rumah Muriu .
            " Ah , pagi Pipetto ! Tidak , pagi - pagi bulu di ekorku sudah hilang ! Kamu tahu siapa yang berbuat ? " Tanya Muriu .
            " Tidak ! Aku mau tidur lagi ! " Pipetto kembali ke rumahnya dan tidur .
Muriu diam sejenak . Berfikir . 
            ' Oh iya , selama musim dingin aku tidak perlu keluar rumah lagi ! Kan aku sudah punya cadangan makanan ! ' 
Muriu kembali berbaring di kasurnya dan tidur . Tiba - tiba , pintu rumahnya diketuk . Pintu rumah yang tebuat dari pohon akan lebih keras suaranya daripada pintu biasa . Makanya , Muriu terbangun dan membuka pintu . Ada Keppy kepik di belakang pintu .
            " Muriu , brrr ! Udaranya sudah mulai dingin ! Untung aku bawa Sup biji Ek panas ! "
            " Makasih , Keppy ! Eh , Keppy lihat nih ! Bulu ekorku hilang ! Kamu tahu siapa yang berbuat ? " 
            " Tidak , tapi mungkin Ellira Elang ! Dia sudah beberapa kali mau menerkam kamu kan ? " Keppy mulai menyelidiki kasus Muriu .
            " Bisa jadi ! Atau Catth Kucing ! Dia mungkin mau memasakku ! " 
            " Mereka berdua memang tidak tahu diri ! Sesama hewan harusnya saling menolong ! Kok malah mau dimakan ?! " Keppy marah .
Setelah memakan Sup biji Ek panas yang dibawa Keppy , Keppy dan Muriu langsung menghampiri Ellira dan Catth . Tapi , Ellira dan Catth menolak . Mereka malah mau melaporkan penuduhan ke polisi ! Akhirnya , Keppy dan Muriu menyerah .
             " Eh , aku penasaran dengan peternakan ulatku ! Yuk , kita kesana ! " Muriu menyarankan .
             " Yuk. " Sampai di sana , mereka melihat para ulat membuat bantal bulu burung . 
             " Eh ! Aku tahu siapa yang mengambil bulu ekorku ! " Muriu langsung terbang kembali ke rumahnya .
             " Ultia ! Mana bulu ekorku.......... " Muriu menunjuk ulat peliharaannya .
             " Hey , majikan ! Kan anda sendiri yang mengambilkan bulu ekormu untukku ! " Ultia sewot .
             " Eh , benar juga ! Jadi selama ini , tersangkanya adalah aku sendiri ! Hahahahaahaa ! " Muriu tertawa keras sehingga membangunkan hewan yang hibernasi di pohon maple tempat tinggalnya . 
             " Muriu.............BISA DIAM NGGAK SIH ??!!!!!!!!!!!!! " 
                                                                                                                        Tamat

Tidak ada komentar:

Posting Komentar