Muriu terbangun dari kasur kulit sapinya dan mendapati ekornya sudah tidak berbulu . Padahal musim dingin hanya tinggal sebentar lagi . Kaget , Muriu panik . Teman sepohonnya yang bernama Pipetto - seekor burung pipit - terbangun karena tingkah polah Muriu yang panik .
" Woi , Muriu ! Ada apa sih ?! " Pipetto melongok ke rumah Muriu .
" Ah , pagi Pipetto ! Tidak , pagi - pagi bulu di ekorku sudah hilang ! Kamu tahu siapa yang berbuat ? " Tanya Muriu .
" Tidak ! Aku mau tidur lagi ! " Pipetto kembali ke rumahnya dan tidur .
Muriu diam sejenak . Berfikir .
' Oh iya , selama musim dingin aku tidak perlu keluar rumah lagi ! Kan aku sudah punya cadangan makanan ! '
Muriu kembali berbaring di kasurnya dan tidur . Tiba - tiba , pintu rumahnya diketuk . Pintu rumah yang tebuat dari pohon akan lebih keras suaranya daripada pintu biasa . Makanya , Muriu terbangun dan membuka pintu . Ada Keppy kepik di belakang pintu .
" Muriu , brrr ! Udaranya sudah mulai dingin ! Untung aku bawa Sup biji Ek panas ! "
" Makasih , Keppy ! Eh , Keppy lihat nih ! Bulu ekorku hilang ! Kamu tahu siapa yang berbuat ? "
" Tidak , tapi mungkin Ellira Elang ! Dia sudah beberapa kali mau menerkam kamu kan ? " Keppy mulai menyelidiki kasus Muriu .
" Bisa jadi ! Atau Catth Kucing ! Dia mungkin mau memasakku ! "
" Mereka berdua memang tidak tahu diri ! Sesama hewan harusnya saling menolong ! Kok malah mau dimakan ?! " Keppy marah .
Setelah memakan Sup biji Ek panas yang dibawa Keppy , Keppy dan Muriu langsung menghampiri Ellira dan Catth . Tapi , Ellira dan Catth menolak . Mereka malah mau melaporkan penuduhan ke polisi ! Akhirnya , Keppy dan Muriu menyerah .
" Eh , aku penasaran dengan peternakan ulatku ! Yuk , kita kesana ! " Muriu menyarankan .
" Yuk. " Sampai di sana , mereka melihat para ulat membuat bantal bulu burung .
" Eh ! Aku tahu siapa yang mengambil bulu ekorku ! " Muriu langsung terbang kembali ke rumahnya .
" Ultia ! Mana bulu ekorku.......... " Muriu menunjuk ulat peliharaannya .
" Hey , majikan ! Kan anda sendiri yang mengambilkan bulu ekormu untukku ! " Ultia sewot .
" Eh , benar juga ! Jadi selama ini , tersangkanya adalah aku sendiri ! Hahahahaahaa ! " Muriu tertawa keras sehingga membangunkan hewan yang hibernasi di pohon maple tempat tinggalnya .
" Muriu.............BISA DIAM NGGAK SIH ??!!!!!!!!!!!!! "
Tamat
Tidak ada komentar:
Posting Komentar